23 February 2026

Strategi Baru! Jemaah Bisa Cek Kepadatan Masjidil Haram Lewat Barcode Selama Ramadan

Gunakan Barcode, Kepadatan Masjidil Haram Kini Terpantau Secara Real Time Selama Ramadan Otoritas pengelola Masjidil Haram memperkenalkan sistem berbasis barcode untuk memantau tingkat kepadatan jemaah selama pelaksanaan ibadah umrah di bulan suci Ramadan. Layanan elektronik yang mulai diaktifkan sejak awal Ramadan ini memungkinkan para pengunjung memantau kondisi kepadatan saat menjalankan dua rukun utama umrah, yakni tawaf mengelilingi Ka’bah dan sa’i antara Safa dan Marwah. Melalui sistem tersebut, tingkat kepadatan ditampilkan dalam tiga kategori warna: ringan, sedang, dan padat. Informasi diperbarui secara real time sehingga jemaah dapat memilih waktu yang relatif lebih lengang untuk beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan manajemen kerumunan di area Masjidil Haram, terutama pada periode puncak kunjungan selama Ramadan. Lonjakan Jemaah di Jumat Pertama Ramadan Pada Jumat pertama Ramadan, Masjidil Haram dipadati oleh ribuan jemaah yang melaksanakan salat Jumat dan ibadah umrah. Arus kedatangan berlangsung signifikan sejak pagi hari hingga menjelang waktu salat. Petugas lapangan dan tim pengelola melakukan koordinasi intensif untuk memastikan kelancaran arus masuk dan keluar jemaah. Langkah-langkah yang diterapkan meliputi pengaturan pergerakan massa, optimalisasi jalur akses, serta peningkatan layanan kebersihan dan sanitasi. Selain itu, layanan bimbingan dan informasi juga diperkuat guna membantu jemaah memahami alur ibadah dan memanfaatkan sistem pemantauan kepadatan yang tersedia. Upaya terpadu tersebut bertujuan menciptakan suasana ibadah yang tertib, aman, dan penuh ketenangan bagi para tamu Allah yang memadati Masjidil Haram sepanjang Ramadan.  
Baca Selengkapnya
23 February 2026

Kondisi Mekkah Ramadhan 2026: Info Cuaca & Ibadah Terkini

Suasana Ibadah di Masjidil Haram Sejak awal Ramadhan yang jatuh pada 18 Februari 2026 di Arab Saudi, Masjidil Haram telah dipadati jutaan jemaah dari seluruh dunia. Tarawih yang Khidmat: Shalat Tarawih di Masjidil Haram tetap menjadi magnet utama. Suara imam yang menggema di sela-sela struktur masjid yang megah menciptakan suasana haru, terutama saat doa qunut di malam-malam terakhir. Tradisi Iftar Massal: Pelataran masjid berubah menjadi “meja makan” raksasa setiap maghrib. Ribuan meter taplak plastik digelar, berisi kurma, roti, yogurt, dan kopi arab (gahwa) yang dibagikan secara gratis oleh penduduk lokal dan dermawan. Kepadatan Mataf: Area tawaf (mataf) hampir tidak pernah sepi selama 24 jam. Jemaah sering kali memilih waktu setelah tengah malam hingga menjelang Subuh untuk melakukan umrah agar terhindar dari terik matahari. Kondisi Cuaca: Lebih Sejuk Namun Tetap Waspada Ramadhan tahun ini jatuh pada bulan Februari hingga Maret, yang secara astronomis merupakan masa peralihan dari musim dingin ke musim semi. Suhu Udara: Suhu siang hari berkisar antara 24°C hingga 32°C, jauh lebih nyaman dibandingkan musim panas yang bisa menembus 45°C. Di malam hari, suhu turun menjadi sekitar 18°C – 23°C, memberikan kesejukan bagi jemaah yang beri’tikaf. Prediksi Meteorologi: Meskipun terasa lebih sejuk dari tahun lalu, Pusat Meteorologi Nasional Saudi memprediksi suhu tahun ini tetap sedikit di atas rata-rata historis (naik sekitar 1°C) dengan curah hujan yang minim. Fasilitas dan Pengaturan Keamanan Pemerintah Arab Saudi telah melakukan pengetatan pengamanan dan peningkatan fasilitas untuk kenyamanan jemaah: Layanan Mobil Golf: Di area rooftop Masjidil Haram, tersedia layanan mobil golf untuk tawaf dan sa’i, sangat membantu bagi jemaah lansia dan difabel. Pengaturan Arus: Petugas keamanan (Askar) bekerja ekstra ketat untuk mengatur alur masuk dan keluar masjid guna menghindari penumpukan massa di pintu-pintu utama. Transportasi: Bus shalawat beroperasi 24 jam untuk mengantar jemaah dari hotel di luar area sentral menuju terminal-terminal di sekitar Masjidil Haram.   Tips untuk Jemaah di Lokasi: Jaga Hidrasi: Meski udara terasa sejuk, kelembapan udara di Mekkah cukup rendah. Pastikan minum air Zam-zam dalam jumlah cukup saat buka dan sahur. Manajemen Waktu: Manfaatkan waktu siang hari untuk beristirahat di hotel agar memiliki energi maksimal untuk ibadah malam (Tarawih dan Qiyamul Lail). Aplikasi Nusuk: Pastikan tetap memantau izin umrah melalui aplikasi resmi untuk memastikan kelancaran akses ke area mataf.
Baca Selengkapnya
14 February 2026

Menjemput Panggilan Suci: Lebih dari Sekadar Perjalanan Fisik

Bagi banyak umat Muslim, Umroh bukan sekadar perjalanan melintasi benua. Ia adalah jawaban atas kerinduan yang mendalam, sebuah momentum untuk “menepi” dari hiruk-pikuk dunia dan kembali bersimpuh di hadapan Sang Pencipta. Namun, agar perjalanan ibadah ini berjalan khusyuk, ada tiga aspek penting yang harus dipersiapkan dengan matang: Niat, Fisik, dan Logistik. Menata Niat: Spiritualitas di Atas Segalanya Ibadah Umroh dimulai jauh sebelum Anda menginjakkan kaki di bandara. Niat adalah fondasi utama. Pastikan tujuan keberangkatan adalah semata-mata untuk beribadah dan memperbaiki diri (tazkiyatun nafs). “Umroh ke umroh berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya.” (HR. Bukhari & Muslim) Kesiapan Fisik dan Mental Tanah Suci memiliki karakteristik cuaca yang berbeda dengan Indonesia. Terkadang sangat panas, namun di waktu lain bisa sangat dingin (terutama saat subuh). Selain itu, aktivitas tawaf dan sa’i membutuhkan stamina yang prima. Tips: Mulailah rutin berjalan kaki 15-30 menit setiap pagi setidaknya satu bulan sebelum keberangkatan. Memilih Partner Perjalanan (Travel Umroh) yang Tepat Di tengah banyaknya pilihan paket Umroh, Anda harus menjadi calon jamaah yang cerdas. Jangan hanya tergiur harga murah. Ingat prinsip 5 Pasti Umroh dari Kemenag: Pasti Travelnya Berizin. Pasti Jadwal Keberangkatannya. Pasti Terbangnya (Maskapainya). Pasti Hotelnya. Pasti Visanya. Pilihlah travel yang tidak hanya menyediakan fasilitas hotel berbintang, tetapi juga memberikan bimbingan manasik yang intensif agar ibadah Anda sesuai sunnah. Mengapa Harus Berangkat Sekarang? Banyak orang menunda Umroh dengan alasan “menunggu kaya” atau “menunggu tua”. Padahal, ibadah ini sangat mengandalkan kekuatan fisik. Berangkat di usia muda memberikan Anda kesempatan untuk mengeksplorasi ibadah dengan lebih maksimal tanpa kendala kesehatan yang berarti. Penutup Umroh adalah perjalanan cinta. Setiap sudut Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyimpan ketenangan yang tidak akan ditemukan di destinasi wisata manapun. Ketika pintu Ka’bah berada di depan mata, segala lelah dan biaya yang dikeluarkan akan terasa sangat kecil dibandingkan kedamaian yang menyelimuti hati.
Baca Selengkapnya
23 January 2026

7 Persiapan Haji 2026 yang Wajib Anda Lakukan Sebelum Keberangkatan

Pentingnya Persiapan Haji Sejak Dini Menunaikan rukun Islam kelima adalah perjalanan spiritual sekali seumur hidup bagi kebanyakan orang. Mengingat cuaca di Tanah Suci yang ekstrem dan rangkaian ibadah yang berat, persiapan haji yang matang adalah kunci utama agar Anda bisa beribadah dengan maksimal tanpa kendala kesehatan atau administrasi. 1. Memperdalam Manasik Haji Memahami perbedaan rukun dan wajib haji sangatlah krusial. Pastikan Anda mengikuti sesi manasik yang diselenggarakan oleh Kemenag atau KBIH. Hafalkan doa-doa penting, terutama saat wukuf di Arafah, karena itulah inti dari ibadah haji. 2. Menjaga Kebugaran Fisik Ibadah haji sering disebut sebagai ibadah fisik. Anda akan berjalan berkilo-kilometer antara tenda di Mina ke tempat Jamarat. Latihan: Lakukan jalan santai 3-5 KM secara rutin setiap hari. Kesehatan: Pastikan vaksinasi wajib seperti Meningitis dan Influenza sudah lengkap dan tercatat di aplikasi kesehatan resmi. 3. Melengkapi Dokumen Keberangkatan Haji Pastikan seluruh berkas administrasi seperti Paspor, pelunasan BPIH, dan kartu kesehatan telah siap. Jangan lupa untuk menyimpan salinan digital (foto/scan) di handphone Anda sebagai cadangan jika dokumen fisik terselip. 4. Packing Perlengkapan Haji yang Efisien Jangan membawa barang berlebihan. Fokuslah pada barang esensial: Kain Ihram minimal 2 set. Pakaian harian yang menutup aurat dan berbahan katun dingin. Produk perawatan kulit (sunblock, pelembab) yang non-perfumed untuk saat berihram. Obat-obatan pribadi dengan resep dokter. 5. Manajemen Keuangan di Tanah Suci Meskipun konsumsi biasanya sudah disediakan, menyiapkan uang saku (Riyal) tetap penting untuk keperluan mendadak, sedekah, atau membayar Dam (denda) jika diperlukan. Gunakan kartu debit yang berlogo internasional untuk memudahkan penarikan tunai di ATM Makkah atau Madinah. 6. Persiapan Mental dan Sabar Di tengah jutaan jamaah dari seluruh dunia, kesabaran Anda akan diuji. Persiapan mental untuk menghadapi antrean panjang dan kepadatan massa sangat diperlukan agar pahala haji tidak berkurang karena amarah. 7. Menjaga Komunikasi dengan Keluarga Pastikan Anda memiliki paket internet atau kartu SIM lokal Saudi agar tetap bisa memberi kabar kepada keluarga di tanah air. Ini penting untuk ketenangan pikiran selama Anda bertugas sebagai tamu Allah. Kesimpulan Melakukan persiapan haji yang teliti akan membantu Anda meraih predikat Haji Mabrur. Jangan menunda untuk mengecek kembali checklist keberangkatan Anda hari ini.
Baca Selengkapnya
14 January 2026

Keutamaan Jumat Terakhir Rajab 2026 dan Amalan 27 Rajab

Umat Islam tengah berada di penghujung bulan Rajab 1447 H. Ada satu waktu istimewa pada akhir bulan ini, Jumat terakhir yang bertepatan dengan 27 Rajab. Jumat terakhir bulan Rajab diyakini sebagai waktu mulia. Begitu pula 27 Rajab yang merupakan waktu peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, sebuah perjalanan agung dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Baitul Maqdis) dan berlanjut ke Sidratul Muntaha. Mengacu Kalender Hijriah Indonesia 2026 terbitan Ditjen Bimas Islam Kemenag RI, Jumat terakhir bulan Rajab 1447 H jatuh pada 16 Januari 2026. Tanggal ini bertepatan dengan 27 Rajab, momen peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. eutamaan Jumat dan Malam Isra Miraj 27 Rajab Dalam Islam, Jumat dan malam Isra Miraj termasuk waktu istimewa. Hujjatul Islam Imam al-Ghazali dalam Ihya ‘Ulumuddin memasukkan Jumat ke dalam hari-hari utama sepanjang tahun dan malam Isra Miraj sebagai malam-malam khusus yang memiliki keutamaan. Menurut Imam al-Ghazali, ini adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal. “Tidak boleh kita mengabaikan malam-malam itu karena mereka adalah ‘masa’ untuk beramal dan waktu terbaik untuk berniaga dalam perkara agama. Barang siapa lalai dan lengah pada masa tersebut, dia tidak akan menuai laba,” kata Imam al-Ghazali seperti diterjemahkan Purwanto. Amalan Jumat Terakhir Rajab dan Malam 27 Rajab Menurut Imam al-Ghazali mengacu pada sebuah riwayat, orang yang mengerjakan amal kebajikan pada malam 27 Rajab akan mendapat kebaikan 100 tahun. Hujjatul Islam kemudian menganjurkan mengerjakan salat 12 rakaat pada malam Isra Miraj, dilanjutkan sholawat 100 kali, istighfar 100 kali, berdoa untuk urusan dunia akhirat, dan berpuasa pada pagi harinya. Namun, detikHikmah tidak menemukan hadits kuat yang bisa dijadikan dalil pengamalannya. Sebagian ulama menganggap salat khusus malam Isra Miraj adalah bid’ah. Meski demikian, umat Islam tetap bisa memperbanyak amal ibadah seperti malam-malam lainnya. Adapun, pada Jumat terakhir Rajab, orang yang mengamalkan dzikir “Ahmadu Rasulullahi muhammadur rasulullahi” pada hari tersebut tidak akan kekurangan uang sepanjang tahun itu. Dzikir tersebut dibaca 35 kali saat khatib berada di mimbar menyampaikan khutbah Jumat kedua. Keutamaan amalan ini disebutkan dalam kitab Kanzun Najah was Surur karya Syekh Hamid bin Muhammad Ali Quds. Dalam kitab tersebut, seperti dinukil NU Online, Syekh Ali al-Ajhuri mengatakan, أَنَّ مَنْ قَرَأَ فِيْ آخِرِ جُمُعَةٍ مِنْ رَجَبٍ وَالْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِأَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهْ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهْ (خَمْسًا وَثَلَاثِيْنَ مَرَّةً) لَا تَنْقَطِعُ الدَّرَاهِمُ مِنْ يَدِهِ ذَلِكَ السَّنَةَ Artinya: “Sesungguhnya barang siapa di akhir Jumat bulan Rajab, saat khatib berada di mimbar membaca: ‘Ahmadu Rasulullahi muhammadur rasulullahi’ (sebanyak 35 kali), maka dirham tidak akan putus dari tangannya pada tahun tersebut (selama setahun akan selalu memegang uang).”
Baca Selengkapnya
12 January 2026

7 Ciri Travel Umrah Terpercaya

Berangkat ke Tanah Suci adalah impian setiap Muslim. Namun, tingginya antusiasme ini sering kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Agar niat ibadah Anda tidak berujung duka, sangat penting untuk selektif dalam memilih agen perjalanan. Berikut adalah 7 ciri travel umrah terpercaya yang wajib Anda perhatikan sebelum mendaftar: Memiliki Izin Resmi PPIU dari Kemenag Ciri paling utama adalah legalitas. Travel yang kredibel wajib terdaftar sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Kementerian Agama RI. Cara Cek: Jangan hanya percaya kata-kata staf. Pastikan nama travel tersebut muncul di website resmi SIMPU Kemenag atau aplikasi Umrah Cerdas. Memiliki Kantor Fisik yang Jelas Travel terpercaya pasti memiliki kantor operasional yang menetap dan bisa dikunjungi. Hindari bertransaksi dengan agen yang hanya beroperasi melalui media sosial atau pertemuan di kafe tanpa alamat kantor yang jelas. Pastikan alamat di dokumen perizinan sesuai dengan lokasi kantor tersebut. Rekam Jejak (Track Record) yang Baik Cek testimoni dari jamaah yang sudah pernah berangkat. Travel yang amanah biasanya memiliki ulasan positif yang konsisten di Google Maps atau media sosial. Selain itu, lihat sudah berapa lama travel tersebut berdiri; semakin lama dan rutin mereka memberangkatkan jamaah, semakin teruji sistem kerjanya. Harga Paket yang Masuk Akal Waspadai tawaran harga yang terlalu murah atau di bawah BPIU (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Umrah) referensi Kemenag (biasanya di atas Rp25-28 juta). Peringatan: Penipuan sering kali menggunakan modus “Harga Promo” yang sangat murah namun menggunakan sistem ponzi (uang jamaah baru digunakan untuk memberangkatkan jamaah lama). Jadwal Keberangkatan dan Pesawat yang Pasti Travel profesional akan memberikan jadwal keberangkatan yang spesifik, termasuk nomor penerbangan (kode PNR). Mereka sudah melakukan booking kursi pesawat jauh-jauh hari, bukan sekadar menjanjikan “berangkat bulan depan” tanpa tanggal pasti.   Rincian Fasilitas dan Akomodasi Transparan Travel terpercaya akan merinci sejak awal hotel apa yang akan digunakan (minimal bintang 3), jarak hotel ke Masjidil Haram/Masjid Nabawi, hingga menu katering yang disediakan. Semua informasi ini harus tertuang dalam kontrak tertulis agar tidak ada biaya tersembunyi di kemudian hari. Skema Pembayaran Menggunakan Rekening Perusahaan Jangan pernah mentransfer uang ke rekening pribadi milik agen atau pimpinan travel. Travel resmi selalu menggunakan rekening atas nama Perusahaan (PT) yang terdaftar di Kemenag. Pastikan setiap pembayaran disertai kuitansi resmi bertanda tangan dan berstempel. Selalu Ingat “5 Pasti Umrah” Sebagai panduan tambahan, Kementerian Agama selalu mengimbau prinsip 5 Pasti: Pasti Travelnya berizin. Pasti Jadwal keberangkatannya. Pasti Terbangnya (pesawat & rutenya). Pasti Hotelnya. Pasti Visanya. Mengecek kredibilitas travel memang butuh sedikit usaha, tetapi ini adalah langkah krusial untuk menjamin ketenangan ibadah Anda di Tanah Suci.
Baca Selengkapnya
10 January 2026

Kemenhaj Klaim Hemat Rp180 M dari Penurunan Biaya Layanan Armuzna Haji 2026

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026. Efisiensi tersebut diklaim mencapai Rp180 miliar setelah pemerintah berhasil menurunkan biaya layanan Armuzna (Arafah, Mina, Muzdalifah) bagi jemaah haji Indonesia. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, menjelaskan bahwa biaya layanan Armuzna tahun ini berhasil ditekan menjadi 2.100 Riyal per jemaah. Angka tersebut lebih rendah 200 Riyal dibandingkan musim haji sebelumnya. “Itu pun kalau tahun lalu itu luas kasurnya itu 0,8 meter persegi, tahun ini kita mendapatkan 1 meter persegi. Jadi ada harga lebih murah tapi kualitasnya lebih baik,” lanjutnya.. Gus Irfan menjelaskan bahwa penghematan tersebut diperoleh melalui strategi negosiasi pemerintah Indonesia dalam proses pengadaan layanan Armuzna. Pemerintah, kata dia, menerapkan prinsip harga bersih tanpa tambahan biaya lain di luar kesepakatan. “Kita minta harga bersih dari anggaran, tidak minta cashback, kita tidak minta fee, kita tidak minta apa pun yang terkait itu dan alhamdulillah bisa turun 200 Riyal,” pungkas Gus Irfan.
Baca Selengkapnya
5 January 2026

Sejarah Baru! Indonesia Resmi Miliki Hotel Sendiri di Makkah

Pemerintah Indonesia resmi mencatat sejarah baru dengan memiliki hotel di Makkah, Arab Saudi. Kepastian ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang mengungkapkan Indonesia berhasil memenangkan proses bidding dan kini resmi memiliki hotel sendiri di Kota Suci. “Tadi sudah sempat disampaikan juga keberhasilan pemerintah Republik Indonesia untuk pertama kalinya kita bisa memiliki Kampung Haji di Arab,” kata Prasetyo kepada wartawan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) seperti dikutip dari detikNews Pengumuman tersebut sebelumnya disampaikan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, dalam forum retret kabinet. Pemerintah pun mengapresiasi diplomasi yang dilakukan Rosan hingga membawa kabar strategis bagi Indonesia. “Jadi Bapak Rosan melaporkan bahwa kita telah memenangkan bidding dan kita telah sekarang memiliki hotel sendiri di Makkah yang ini atas diplomasi yang luar biasa dari Bapak Presiden,” ujarnya. Prasetyo menjelaskan, pencapaian ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya pemerintah Arab Saudi mengubah regulasi sehingga memungkinkan sebuah negara asing memiliki aset di wilayahnya. Kebijakan tersebut dinilai sebagai kabar baik bagi Indonesia dan umat Islam. “Untuk pertama kalinya pemerintah Arab Saudi mengu bah aturan untuk sebuah negara bila bisa memiliki aset di Arab Saudi. Saya kira itu menjadi salah satu kado bagi bangsa Indonesia dan bagi umat Islam khususnya,” ujarnya. Sementara itu, dilansir dari CNN Indonesia, Menteri Haji dan Umrah M. Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyampaikan bahwa hotel milik Indonesia tersebut ditargetkan mulai digunakan pada musim haji 2027. Hotel itu akan berlokasi di kawasan Tahrir, Makkah. “Kemungkinan 2027 baru bisa,” kata Gus Irfan di Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1). Rencana pengembangan kampung haji Indonesia di Makkah juga disampaikan oleh CEO BPI Danantara Rosan Roeslani. Ia menyebutkan pembangunan proyek tersebut ditargetkan dimulai pada kuartal keempat 2026. Saat ini, kawasan Tahrir yang akan dikembangkan sebagai area kampung haji Indonesia masih dalam tahap survei oleh Kementerian Haji dan Umrah. Prasetyo Hadi kembali menegaskan bahwa kepemilikan hotel di Makkah ini merupakan bagian dari proyek besar pembangunan kampung haji Indonesia, sekaligus menjadi bukti konkret diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto di tingkat internasional. “Tadi sudah sempat disampaikan juga keberhasilan pemerintah Republik Indonesia untuk pertama kalinya kita bisa memiliki Kampung Haji di Arab,” kata Pras. Dalam pengembangan proyek tersebut, Danantara Indonesia telah menyiapkan dana sebesar US$800 juta atau sekitar Rp13,34 triliun (asumsi kurs Rp16.680 per dolar AS). Dana itu akan digunakan untuk membangun 13 tower hotel beserta pusat perbelanjaan di kawasan tersebut. Pada kesempatan lain, Rosan juga mengungkapkan bahwa Indonesia telah membeli Novotel Makkah Thakher City yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Selain itu, Indonesia turut membeli lahan seluas 5 hektare yang berada di depan Novotel untuk segera dibangun hotel baru dan pusat perbelanjaan. Saat ini, Novotel Makkah Thakher City terdiri dari tiga tower dengan total 1.461 kamar yang mampu menampung 4.383 jemaah haji Indonesia. Dengan tambahan 13 tower baru, jumlah kamar diproyeksikan meningkat menjadi 6.025 kamar yang dapat menampung sekitar 23 ribu jemaah.
Baca Selengkapnya
5 January 2026

Kemenhaj Saudi Imbau Jemaah Umrah Tidak Berhenti di Hajar Aswad

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Arab Saudi mengimbau agar jemaah umrah menghindari berhenti di Hajar Aswad. Sebagaimana diketahui, Hajar Aswad adalah batu mulia berwarna hitam dan para jemaah disunnahkan menyentuh atau menciumnya ketika tawaf. Namun demikian, imbauan Kemenhaj Saudi untuk tidak berhenti di Hajar Aswad dimaksudkan guna menjaga kelancaran dan kenyamanan ibadah jemaah lain. “Wahai Hamba Allah, menjamin kenyamanan orang-orang yang melaksanakan tawaf adalah tanggung jawab bersama yang menjunjung tinggi ketenangan dan kedamaian ritual. Hindari berhenti di Hajar Aswad,” tulis Kemenhaj Saudi dalam salah satu unggahan X-nya, dikutip pada Minggu (4/1/2026). Kementerian itu juga menegaskan mencium batu hitam atau Hajar Aswad bukan syarat sah tawaf. Mencium Hajar Aswad hukumnya sunnah, sehingga jika tidak dapat melakukannya maka tidak membatalkan ibadah haji atau umrah yang dilakukan. Melalui imbauan tersebut, Kemenhaj Saudi juga menyebut diperbolehkan mengisyaratkan ke arah Hajar Aswad sambil berjalan. Berhenti bukan syarat sah tawaf, karenanya tawaf tetap sah meski tanpa berhenti. Imbauan untuk menghindari berhenti di Hajar Aswad dimaksudkan untuk mencegah terganggunya kelancaran arus tawaf. Selain itu, berhenti di batu hitam tersebut menyebabkan kerumunan dan jemaah lain saling dorong-dorongan hingga mengganggu fokus serta kekhusyukan jemaah umrah. Dilansir dari buku Ensiklopedia Fiqih Haji dan Umrah susunan Agus Arifin, disebutkan Hajar Aswad terletak di sudut tenggara Ka’bah yang dulunya diletakkan Nabi Ibrahim AS di atas fondasi dasar Baitullah. Jemaah yang tawaf akan memulai dan mengakhiri tawafnya dari posisi sejajar dengan Hajar Aswad. Jika sulit mencium Hajar Aswad, jemaah diperbolehkan mengusap menggunakan satu tangan. Apabila masih sulit juga, boleh mengusapnya dengan alat seperti tongkat lalu mencium tongkat tersebut atau cukup dengan syarat. Kesunnahan mencium atau menyentuh Hajar Aswad merujuk pada hadits dari Abdullah bin Umar RA. “Sesungguhnya Rasulullah SAW beristilam (menyentuh) rukun Yamani dan Hajar Aswad setiap kali beliau tawaf.” (HR Muttafaq ‘Alaih) Wallahu a’lam.
Baca Selengkapnya
30 December 2025

Makna Air Zamzam dari Sudut Ilmiah & Spiritual

Air Zamzam bukan sekadar air minum biasa. Ia adalah air penuh sejarah, keberkahan, dan keajaiban yang hingga hari ini terus mengalir di tengah padang pasir Makkah. Jutaan jamaah haji dan umroh dari seluruh dunia meminumnya dengan keyakinan, harapan, dan doa. Lalu, apa sebenarnya makna Air Zamzam jika dilihat dari sudut ilmiah dan spiritual?   Sejarah Singkat Air Zamzam Air Zamzam bermula dari kisah agung Nabi Ibrahim ‘alaihis salam, Siti Hajar, dan Nabi Ismail ‘alaihis salam. Ketika Siti Hajar berlari antara Bukit Shafa dan Marwah mencari air untuk bayinya, Allah memunculkan mata air Zamzam tepat di bawah kaki Nabi Ismail. Sejak saat itu, Air Zamzam tidak pernah kering meski telah mengaliri jutaan jamaah selama ribuan tahun. Inilah salah satu tanda kekuasaan Allah yang nyata. Makna Air Zamzam dari Sudut Spiritual Air Penuh Keberkahan Rasulullah ﷺ bersabda: “Air Zamzam itu sesuai dengan niat orang yang meminumnya.” (HR. Ibnu Majah) Ini menunjukkan bahwa Air Zamzam bukan hanya menghilangkan haus, tetapi juga sarana doa dan harapan. Jamaah meminumnya dengan niat kesembuhan, keberkahan hidup, kemudahan rezeki, hingga keteguhan iman. Simbol Tawakal dan Ikhtiar Air Zamzam lahir dari ikhtiar Siti Hajar yang tidak menyerah meski berada di padang pasir tandus. Secara spiritual, Zamzam mengajarkan bahwa: Ikhtiar harus maksimal Tawakal kepada Allah adalah kunci pertolongan Pertolongan Allah datang dari arah yang tidak disangka-sangka Penguat Iman dan Hati Banyak jamaah merasakan ketenangan luar biasa saat meminum Air Zamzam. Bukan karena rasanya semata, tetapi karena keyakinan bahwa air ini adalah karunia langsung dari Allah untuk hamba-Nya. Makna Air Zamzam dari Sudut Ilmiah Kandungan Mineral yang Tinggi Secara ilmiah, Air Zamzam telah diteliti dan terbukti mengandung: Kalsium Magnesium Natrium Kalium Fluorida alami Mineral-mineral ini membantu menjaga kesehatan tulang, sistem saraf, dan metabolisme tubuh. Air yang Tetap Murni Meski berasal dari sumur yang sama selama ribuan tahun, Air Zamzam tidak tercemar bakteri berbahaya. Struktur dan komposisi kimianya tetap stabil, sesuatu yang sangat jarang terjadi pada sumber air biasa. Mendukung Daya Tahan Tubuh Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan mineral Air Zamzam dapat membantu meningkatkan stamina dan menjaga keseimbangan elektrolit tubuh, sangat bermanfaat bagi jamaah yang menjalani ibadah fisik berat seperti thawaf dan sa’i. Perpaduan Ilmu dan Iman Keistimewaan Air Zamzam menjadi bukti bahwa sains dan iman tidak saling bertentangan. Justru, penelitian ilmiah semakin menguatkan keyakinan umat Islam bahwa apa yang Allah ciptakan memiliki hikmah yang mendalam. Air Zamzam bukan hanya soal kandungan mineral, tetapi juga: Keyakinan Niat Doa Kepasrahan kepada Allah Adab Minum Air Zamzam Agar keberkahannya maksimal, dianjurkan: Minum sambil berdiri Menghadap kiblat Membaca basmalah Berdoa dengan sungguh-sungguh Minum hingga kenyang
Baca Selengkapnya
27 December 2025

149 Ribu Jemaah Haji 2026 Telah Lunasi Biaya Tahap I

Minat jemaah Indonesia untuk berangkat haji pada musim 1447 H/2026 M terus menunjukkan tren tinggi. Hingga penutupan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap I, hampir tiga perempat kuota nasional telah terisi, menandakan antusiasme sekaligus kesiapan finansial jemaah semakin membaik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Direktorat Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah RI mencatat, sebanyak 149.159 jemaah haji regulertelah menyelesaikan pelunasan biaya haji tahap pertama. “Pelunasan Bipih jemaah haji reguler tahap I ditutup hari ini. Total sudah ada 149.159 jemaah yang melunasi biaya haji,” terang Ian Heriyawan di Jakarta, Selasa (23/12/2025). Provinsi di Kalimantan dan Sulsel Paling Responsif Dari sisi wilayah, sejumlah provinsi mencatatkan capaian pelunasan yang cukup tinggi. Kalimantan Tengah menjadi provinsi dengan persentase tertinggi, disusul Kepulauan Bangka Belitung dan Sulawesi Selatan. Sebaliknya, beberapa daerah masih tertinggal dari rata-rata nasional, terutama di wilayah yang terdampak bencana alam dalam beberapa waktu terakhir. Tiga provinsi dengan persentase terendah yakni Aceh, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Ian menjelaskan, kondisi geografis dan situasi darurat menjadi salah satu penyebab rendahnya pelunasan di sejumlah daerah, khususnya Aceh. Ia menyebut, musibah banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah di Sumatera turut memengaruhi kesiapan jemaah untuk menyelesaikan pembayaran. “Untuk itu kami memberikan kelonggaran bagi jemaah haji 2026 asal tiga provinsi tersebut untuk bisa melunasi Bipih pada tahap kedua. Kebijakan ini diambil untuk memastikan agar hak jemaah untuk berangkat haji tetap terjaga meski tengah tertimpa musibah,” terangnya. Selain Aceh, provinsi Sumatera Utara juga masih mencatatkan angka pelunasan di bawah rata-rata nasional. Sementara Sumatera Barat justru menunjukkan kinerja cukup baik dengan persentase di atas angka nasional. Tahap II Dibuka Awal Januari 2026 Bagi jemaah yang belum sempat melunasi pada tahap pertama, pemerintah membuka kesempatan melalui pelunasan Bipih tahap II yang dijadwalkan berlangsung 2–9 Januari 2026. Tahap ini diperuntukkan bagi lima kategori jemaah, antara lain: jemaah yang gagal melunasi pada tahap sebelumnya, pendamping jemaah lanjut usia, jemaah penyandang disabilitas beserta pendamping, jemaah terpisah mahram atau keluarga, serta jemaah cadangan. Pemerintah Ingatkan Syarat Kesehatan Wajib Disiapkan Menjelang pembukaan tahap kedua yang berdekatan dengan libur Natal dan Tahun Baru, Ian meminta jemaah agar tidak menunda persiapan dokumen. “Berhubung pelunasan tahap kedua nanti akan dimulai tepat setelah libur Natal dan Tahun Baru Masehi, maka dokumen-dokumen persyaratan sudah bisa dipersiapkan dari sekarang, terutama terkait istithaah kesehatan yang menjadi syarat mutlak pelunasan,” jelasnya. Di akhir pernyataannya, Kementerian Haji dan Umrah RI kembali menegaskan bahwa seluruh proses pelunasan dilakukan sesuai ketentuan resmi pemerintah. “Kami tegaskan, tidak ada pungutan biaya apapun di luar ketentuan. Jika ada pihak yang meminta biaya tambahan, segera laporkan melalui Kantor Kemenhaj tingkat kabupaten/kota atau langsung melalui kanal resmi kami di media sosial dan email,” tandas Ian.
Baca Selengkapnya
25 December 2025

Apa Itu Miqat? Pengertian, Jenis, dan Lokasinya

Miqat adalah batas waktu dan tempat yang telah ditentukan syariat Islam bagi jamaah haji dan umroh untuk memulai niat ihram. Setiap muslim yang akan melaksanakan haji atau umroh wajib berniat ihram sebelum melewati miqat yang telah ditentukan sesuai arah kedatangannya. Rasulullah ﷺ menetapkan miqat sebagai bentuk ketertiban ibadah, agar jamaah memulai haji dan umroh dengan aturan yang sama, tertib, dan sesuai sunnah.   Jenis-Jenis Miqat Miqat terbagi menjadi dua jenis, yaitu: Miqat Zamani (Batas Waktu) Miqat zamani adalah waktu tertentu untuk melaksanakan ibadah haji. Waktu haji dimulai sejak 1 Syawal hingga 10 Dzulhijjah Umroh tidak memiliki batas waktu, sehingga bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun 📌 Artinya, ibadah haji hanya sah jika dilakukan pada waktu tersebut, sedangkan umroh bisa dilakukan kapan pun. Miqat Makani (Batas Tempat) Miqat makani adalah tempat tertentu di mana jamaah wajib memulai niat ihram sebelum melewatinya. Berikut lima miqat makani utama yang telah ditetapkan Rasulullah ﷺ:   Lokasi Miqat Makani Dzul Hulaifah (Bir Ali) Miqat bagi jamaah dari Madinah Terletak sekitar 450 km dari Makkah Merupakan miqat yang paling jauh dari Makkah 📍 Jamaah biasanya berihram dari Bir Ali sebelum berangkat ke Makkah. Juhfah Miqat bagi jamaah dari Syam (Suriah, Mesir, Yordania) Saat ini sering digantikan dengan Rabigh Berjarak sekitar 187 km dari Makkah   Qarnul Manazil Miqat bagi jamaah dari Najd (termasuk jamaah dari Asia, seperti Indonesia) Sekarang dikenal dengan nama As-Sail Al-Kabir Berjarak sekitar 94 km dari Makkah 📍 Jamaah Indonesia biasanya niat ihram dari pesawat sejajar Qarnul Manazil.   Yalamlam Miqat bagi jamaah dari Yaman Berjarak sekitar 92 km dari Makkah Umumnya digunakan oleh jamaah dari Asia Tenggara dan Afrika Selatan   Dzatu ‘Irqin Miqat bagi jamaah dari Irak Berjarak sekitar 94 km dari Makkah   Bagaimana Jika Sudah Lewat Miqat Tapi Belum Ihram? Jika seseorang melewati miqat tanpa berihram, maka: Wajib kembali ke miqat untuk berihram, atau Jika tidak kembali, maka wajib membayar dam (denda) Hal ini penting dipahami agar ibadah haji dan umroh tetap sah dan sempurna.   Kesimpulan Miqat adalah aturan penting dalam ibadah haji dan umroh. Memahami jenis dan lokasi miqat membantu jamaah: Menghindari kesalahan ihram Menjaga kesempurnaan ibadah Melaksanakan sunnah Rasulullah ﷺ dengan benar 📌 Karena itu, sangat penting memilih travel umroh yang membimbing jamaah sejak awal, termasuk saat penentuan miqat dan niat ihram.
Baca Selengkapnya